SELEBRAZINE EPS 1 · SELEBRAZINE / Local Clubs
EUFORIA SEPAKBOLA
Football for all, and Your love is the same for me PERSIBA BANTUL.

EUFORIA SEPAKBOLA
Pure Love Persiba Bantul
Ada kalimat "roda itu berputar", ada juga masa dimana aku pernah diatas dan kali ini berada kompetisi bawah, yg harus kalian ketahui aku juga pernah mencicipi liga 1 edisi 2014, walau hanya semusim(ISL) itu juga sebuah rentetan sejarah yg pernah aku lalui.Mari satukan energi saling menguatkan untuk bersinergi dimusim ini dan seterusnya, jika kalian datang untukku, semua adalah sama, untuku, laskar Sultan agung ada di segala sisi, dan kalian semua satu jiwa Persiba Bantul didada, jangan ada lagi memori silam kembali terjadi, saatnya bersatu untuk aku (Persiba Bantul), jangan ada mayoritas dalam benak kalian,turunkan ego, karena ini hanya sepakbola, mari menikmati dengan cara masing masing tanpa harus merendahkan satu sama lain.
Football for all, and Your love is the same for me PERSIBA BANTUL.

Romansa Jeda Babak Kedua
Sebuah drama-drama old school yang pernah terjadi, jangan sampai terulang kembali. Percuma menyebut satu nama yang sama, namun masih ada percikan-percikan kebencian yang hanya dilandasi kata mayoritas massa. Zaman sudah berubah, cara menikmati sepakbola harus berganti. Euforia nyaman dan bahagia kala sepulang dari stadion harus kita rayakan dan rasakan.
Di mana letak salah cara mendukung tim kebanggaan yang sama? Apa iya cuma karena warna dan sudut pandang? Tepis semua itu dengan menurunkan ego masing-masing. Impian dan harapan seperti dahulu pasti akan datang lagi. Sadarkan diri sendiri demi Persiba Bantul yang kita cintai.
Ada kisah yang pernah terjadi dikala half time sore itu. Dua pemuda yang pernah dipertemukan di sore menjelang malam di taman kota (Paseban), atas dasar kecintaan pada sehelai jersey tim dari kabupaten yang memiliki ikon Pantai Parangtritis ini.
Singkat cerita, dipertemukan kala itu, kedua pemuda ini menjadi teman baik saat ada wadah penikmat dan pecinta jersey tim Persiba, nama populernya sampai saat ini Panjerpentul. Benar sekali, dari perjalanan panjang kedua pemuda ini, tibalah di waktu itu, tren zine di kalangan supporter yang menyatukan kembali kedua pemuda ini untuk menyuarakan bahwa semua pendukung Persiba adalah saudara, menepis sudut pandang dalam cara mendukung tim Persiba Bantul.
Half time sore itu, skor masih 0-0 antara tim Persiba Bantul vs UNY FC. Berjanjian lewat WhatsApp, mereka berdua bertemu di pembatas antara tribun timur dan utara. Beton tribun dan pagar besi menjadi saksi pertemuan kedua pemuda yang memiliki rasa cinta yang sama terhadap Persiba.
Bagaimana bahagianya orang-orang di dalam stadion ataupun orang di luar sana yang melihat isi sosmed jika seisi stadion bisa begini. Benar, saling tukar stiker, berbagi zine, berbagi minuman di sela jeda babak kedua. Sebuah romansa yang sangat dinantikan suatu hari nanti.
Suara Perut dan Wedang Jahe
"Mas nek bar nonton Persiba, suaraku langsung gerok Je, piye ngatasine?", Selalu kita edukasikan sebelum laga, stop es stop gorengan, tapi apa iya panas terik matahari haus dahaga tidak boleh minum es, ya itu cara masing masing, untuk mengatasi serak gerok after match, minum wedang jahe ataupun jeruk anget, berulang ulang sampai suara kembali. "Mas supporter identik Karo ndem-ndeman, ngaruh ora kanggo suara perut?". Tidak dipungkiri itu sudah menjadi pasangan serasi, kembali ke masing masing individu, mau mendem mau minum es itu ada resiko yg terjadi, untuk pengaruhnya tidak signifikan, selagi bisa mengatur antara nafas dan ngchant.

